Peri
yang terdampar
Disuatu kerajaan yang bernama
kerajaan Dream Wish, terlahirlah seorang peri yang bernama Finkasa(dibaca:
fingkasa) dia peri yang ditugaskan kebumi untuk membantu manusia yang susah
tidur, menjadi bisa tidur terlelap, saat itu ratu peri yang bernama ratu
Current berbicara hal yang penting kepada para peri-peri.
“Wahai para peri, kalian ditugaskan
pergi kebumi dengan tugas kalian masing-masing” ucap ratu Current(dibaca:
karen) saat itu semua para peri sedang berkumpul dikerajaan Dream Wish.
“Ratu” ucap salah satu peri lelaki
yang bernama Dheon mengacungkan tangan, sepertinya dia akan menanyakan suatu
hal.
“Iya?” jawab ratu Current.
“Jika kita sudah selesai tugasnya,
bagaimana cara kami pulang. Apakah seperti biasa?” tanya Dheon.
“Tidak! Kali ini, jika hujan tidak
turun, kalian bisa pulang. Dengan cara, kalian cukup terbang, lalu bisa kembali
kekerajaan Dream Wish. Jika kalian belum memenuhi tugas kalian, tetapi hujan turun
atau tidak turun, kalian tidak akan bisa terbang atau pulang!” terang ratu
Current. Bagaimana ini, jika aku tak bisa
terbang, aku akan tinggal dibumi. Sayapku kan masih kaku batin Finkasa
dalam hatinya. “Dan satu lagi, semua dibataskan sampai jam lima subuh” lanjut
ratu Current
“Oke! Kalian terbang sekarang, turun
kebumi!” perintah ratu Current, para peri lainnyapun terbang menuju bumi,
begitupun dengan Finkasa. Finkasa begitu gugup untuk terjun menuju bumi, karena
terpaksa disuruh oleh ratu Current, akhirnya Hhuff... suara sayap Finkasa terbang.
Syukurlah, sayap Finkasa tidak
lumayan kaku, tetapi dia masih ragu untuk nanti pulang. Apakah kalian tahu?
Jika Finkasa pulang kekerajaan Dream Wish dengan selamat dan dapat membereskan
tugas-tugasnya, maka Finkasa akan mendapat penghargaan sekaligus diangkat
menjadi anak ratu Current, Finkasa sangat berharap semua itu terjadi.
Huuff
Finkasa kali ini sudah turun ke planet bumi, dia sekarang sudah berada
disuatu komplek. Finkasa terbang sembari melihat-lihat jendela rumah satu
persatu, apakah ada yang sudah tidur? Atau tidak, dia akan melelapkan tidur
semua orang.
Setelah beberapa jam Finkasa belum
menemukan orang yang susah tidur, saat itu Finkasa akan terbang, tiba-tiba
hujan turun sangat deras, Finkasa sangat ketakutan karenanya ucap ratu Current,
‘jika hujan turun atau tidak turun, tetapi belum memenuhi tugasnya, maka dia
tidak akan bisa pulang atau terbang’. Jadinya Finkasa menunggu hujan deras ini
reda.
Kapan
hujan ini berhenti, aku lelah, aku ingin tidur keluh Finkasa dalam hati,
dia sangat berharap bahwa ada salah satu sahabatnya yang bernama Friesca itu
juga dikomplek ini, kalau Friesca itu ditugaskan menjadi peri untuk membantu
manusia yang susah mencari teman.
Beberapa jam kemudian, akhirnya
hujan ini berhenti, Finkasa melanjutkan tugas tugasnya, dia harus bertanggung
jawab atas tugas tugasnya itu. Finkasa terbang mencari komplek lain.
Saat sampai disuatu komplek, seperti
biasa, dia melihat jendela rumah satu persatu. Finkasa tersenyum lebar, saat
melihat rumah bernomor 199 itu, karenanya Finkasa melihat orang sedang tiduran
tetapi dia tidak tidur, dan sepertinya dia susah tidur.
Finkasa menembus jendela rumah
bernomor 199 itu, dia membaca mantra tanpa diketahui oleh manusia “Adakadabraa...
quick.. quick... sleep... adakadabraa” ucap Finkasa, dia sangat senang karena
mantranya berhasil, dia diajari oleh ratu Current tentunya.
Ucap ratu Current, tugas minimal
menyelesaikan 3 kali, dan tentunya Finkasa harus melelapkan tidur 3 orang.
“Yup! dua lagi” seru Finkasa sembari terbang mencari komplek lain.
Saat dikomplek lain, seperti biasa
Finkasa menemukan satu orang yang susah tidur sepertinya, dia menembus jendela
rumah itu.. rumah itu bernomor 026.
“Adakadabraa... quick.. quick...
sleep... adakadabraa” ucap Finkasa membaca mantranya, syukurlah mantranya
berhasil, dia sangat senang. “Satu lagi! Semoga saja berhasil!” Finkasa
berbicara sendiri sembari menembus jendela lalu terbang. Kali ini, Finkasa
tidak terbang kekomplek lain meliankan dia masih dikomplek satu ini.
“Yeah..! berhasil” Finkasa sudah
menemukan satu orang yang sudah tidur, dan dia sudah memenuhi tugasnya!
“Pulaangg..!” teriak Finkasa, dia sangat senang karena dia sudah memenuhi
tugasnya, tinggal kembali kekerajaan, jadi dia bisa menjadi anak ratu Current
dan mendapat penghargaan.
Saat akan terbang, tiba-tiba hujan
turun sangaat deras dari yang sebelumnya. Ya
ampun, mengapa harus hujan saat aku akan pulang? Kali ini kan akan melonjak jam
lima subuh,aku tak bisa pulang! Keluh Finkasa dalam hatinya. Kasihan sekali
Finkasa, dia tidak bisa pulang, karena waktu sebentar lagi menunjukan pukul
lima subuh, karenanya ucap ratu Current harus pulang sebelum jam lima subuh
Waktu sudah menunjukan pukul lima
subuh, hujan belum juga berhenti, masih sangat deras. Apakah peri yang lain sudah pulang? Uh.. finkasa hanya bisa
mengeluh.
“Kasihan sekali Finkasa, dia tidak
akan pulang selamanya” ucap ratu Current saat melihat berlian, berlian itu akan
menjadi cctv Finkasa, kemanapun Finkasa pergi, pasti akan terlihat oleh berlian
itu.
Setelah lama menunggu hujan berhenti,
Finkasa melihat seseorang gadis yang cantik keluar dari rumah bernomor 029,
Finkasa berubah wujud, menjadi manusia biasa.
“Hei, siapa kamu?” sapa gadis cantik
tadi
“Hei, aku Finkasa, aku terjebak
disini” terang Finkasa
“Mengapa hal itu bisa terjadi?”
karena Finkasa tidak mau manusia tau bahwa dia adalah peri, akhirnya Finkasa
memutuskan untuk berbohong.
“Orang tuaku meninggalkan aku
sepertinya disini. Begitu aku bangun dari tidurku, aku tiba tiba sudah ada
dirumahmu” alasan Finkasa
“Kasihan sekali kamu, ya sudah, kamu
tinggal saja dirumahku” ucap gadis itu, akhirnya Finkasa menjadi setengah peri
dan setengah manusia
Ya...! finkasa akan selamanya
tinggal dibumi, begitulah kisah peri yang terdampar...
minta comentnya..
