Jumat, 14 Juni 2013

Cerpen Masakan Umi



Aku tak pernah sekali makan masakan Umi, makanan yang umi buat itu, enggak enak semuanya. Aku lebih suka makanan diluar-luar, seperti dirastaurant bisa dibilang, karenanya makanan direstaurant itu enak semua...

            “Rekha sayang, ayo dimakan masakan umi, enak lho” saat itu umi masak sayur bayam, aku bosan dengan masakan umi!

            “Enggak! Enggak mau! Lebih baik Rekha jajan disekolah saja, rekha bosen mi, makannya sayur bayam mulu!” aku merengek, umi hanya menggeleng-gelengkan kepalanya lalu pergi kekamar begitu saja

            “Umii, aku pergi kesekolah dulu ya” aku berteriak, aku tak menghampiri umi disitu

            Sesampainya disekolah...

            Perutku kali ini udah paduan suara, alias perutku lapar. Aku terus memegangi perutku yang takkuat lapar. “Rekha!” suara itu seperti dari belakang, aku menoleh.. oh, ternyata itu Alta, sahabatku.. dia cantik, baik sama sepertiku, orang bilang begitu hehe...

            “Iyaa? Apa?”

            “Kok kayak yang enggak semangat gitu sih, kenapa? Lapar ya? Aku bawa makanan didalam tas” aku terkejut sekali ketika mendengar omongan alta saat bilang ‘Aku bawa makanan didalam tas’ pasti, makanannya pasta semua.. soalnyakan orang tua alta punya restaurant terbagus dikotaku ini!

            “Wahh.. boleh-boleh” aku dan alta menuju kelas, sepertinya jika aku makan makanan alta, mungkin aku tak akan kelaparan selamanya!

            “Nih” Alta membuka makanan yang dia bawa dari rumah, kegiranganku mulai melemah “Kenapa?” lanjut alta. Aku melihat yang dia bekal dari rumah, ternyata hanya tempe dan tahu saja yang dia bawa, uhh... harapanku hancur berkeping-keping hahaha...

            “Maaf ya, makanannya ini.” ucap alta, aku hanya menggeleng-geleng. Dengan terpaksa kulahap tempe dan tahu itu..

            Aku tersedak, alhasil.... aku muntah

            “Uh.. jorok sekali sih” ucap salah satu temanku yang bernama Fina

            “Maaf sekali” jawabku, Alta pergi begitu saja untuk mengambil lap pel

            Sesampainya dirumah...

            Aku masih memegangi perutku yang kosong itu “Assalamualaikum mi” aku memberi salam kepada umi sembari lemas berbicara

            “Rekha, umi bilang apa.. makannya makan, jadinya perutmu kosong kan. Kalau sakit kamu yang tanggung sendiri” umi marah-marah kepadaku, aku hanya menunduk takut dan malu. Umi berlari kekamarnya, aku mengikutinya.

            Kulihat umi yang sedang menunduk sembari duduk dikasur, air matanya membasahi pipi umiku itu, sepertinya umi kecewa denganku, karena aku tak pernah menghargai masakan umi

            Karena aku lapar, dengan terpaksa, aku akan mencoba masakan umi. Sayur bayam ini masih utuh saat aku buka, kasihan sekali umi, masakannya tidak ada yang makan.. karena abi keluar kota untuk mengurusi kerjaannya. Aku mengambil piring, sendok, dan garpu. Aku melahap sayurnya.

            EMMHH.. YUMMYYY!!! ITS PERFECTaku sangat menyesal karena aku telah mengecewakan umi..

            Yeaayy..! buat kalian semuaa, hargailah masakan orang tua kalian, jangan sampai mengecewakannya...

            Ingat, jangan diconton kelakuanku ya! 

minta comentnya, jangan lupa follow @auliafa_ thanks ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar